Ketika ku menatap rembulan hati ini terbuai dengan keagungan Ilahi,
apa lagi saat Bulan Purnama, saat ku kecil ku slalu bicara dengan rembulan meski ku tak mendengar jawaban darinya,namun hatiku lega telah meluahkan isi hatiku pada rembulanku, dan ku percaya rembulanku bisa di percaya untuk menjaga rahasiaku, tak ada lagi gunda di hati.
Percaya atau tidak saat bulan purnama, ya tak selamanya purnama sih... Tapi saat-saat nan takjub buatku ya di bulan purnama itu, dan saat itu ku mengajukan permohonan,
Ups... jangan salah faham ku ngak menganggap rembulan itu yang jawab permohonanku ku yakin Tuhan yang atur semua itu untuk ku. Saat kuberkisar berumur tujuh belas tahun hingga delapan belas tahun, ku slalu membuat api unggun di depan rumahku,di temani sepupu perempuan yang bertaut tiga tahun lebih muda dariku untuk menatap rembulan.
Kala purnama tanpa bosan ku menatap Rembulan nan jauh di atas sana, sampai rembulan di selimuti awan hal itu yang buat aku sedih karena ku tak bisa dengan jelas menatap rembulanku, hanya bias cahaya rembulan yang bisa ku perhatikan.
Dan saat itu ku merasa rembulanku berbicara dengan lembut padaku " sari... sudah malam, saatnya kamu tidur dan aku kan slalu memperhatikanmu dari atas sini, jangan khawatir tidurlah dengan tenang, mimpi indah kan menemani tidurmu. " Oh Tuhan ku indah sekali ciptaanmu ini.
Ku tinggalkan tempat favoritku itu, dan beralih ke tempat favoritku yang lain, he he he ranjang yang nyaman, selimut yang hangat. Selamat malam rembulanku, jangan lupakan aku, sampai ketemu lagi di malam-malam selanjutnya, dan akan ada cerita baru lagi yang akan ku bisikkan padamu kuharap kau tak bosan mendengarkan cerita-ceritaku ini.
Dan jangan bosan kau menatap ke bawah karena ada aku disitu, dan ku kan slalu menatapmu, menunggu untuk kau muncul dan aku kan ceritakan, cerita indah ataupun cerita duka. Terima kasih Tuhan. . .
Buat hari-hari yang telah kau berikan padaku, maafkan aku lalai mempergunakan waktu yang telah Kau berikan, aku tak peka mendengar suaramu. . . Meski seperti itu Engkau slalu setia menjagaku, menuntunku, memimbingku, tak da kata leleh buatMu untuk ku...
Thanks God (@_@)
Memamang tak cukup hanya dengan kata-itu saja.
*S.C*